my page

Senin, 23 Agustus 2010

Lagu Rindu

Bintang malam katakan padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi sampaikan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya

 Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya

Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

Minggu, 22 Agustus 2010

My Prince (alaahh....lebay)
























Semangat Menulisku Luntuuuurrrr....... =(

Wah kalo diitung-itung dah berapa lama ya aku gak pernah nulis lagi? Kalo gak salah terakhir nulis tu waktu jamannya ikutan sayembara Cinta 50 juta dulu. Itu berarti sekitar 5 tahun yang lalu. Wow waktu yang cukup panjang untuk beristirahat menulis.

Benernya pengen eksis nulis lagi kayak dulu. Tapi kalo gak ada saran penunjang jadi males. Aneh juga sie, padahal dulu jaman SMA juga gak ada komputer. Masih inget banget tiap mau ngirim hasil karya menulisku, mesti ke rental dulu, ngetik dulu (kalo diketikin jatuh harganya muahal), ngeprint sendiri, nabung buat beli perangko, ato kalo kepepet waktu biasanya harus ngirim via kilat khusus. Namun meski begitu aku tak pernah putus asa untuk menulis. Justru semakin hari semakin bersemangat berkaraya.

Lain banget sama sekarang. Manja! Mau nulis, ntar kalo udah punya laptop (keliatan banget cari2 alasan :P )
Tapi ga papa deh, semoga lebaran ini, bisa beli laptop, biar bisa nulis lagi. Dan semangat menulisku ga jadi luntur dehhh.......... :)

I'm a Pinky Moslem =)



Sabtu, 14 Agustus 2010

from Nyapoen...

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya
“Mengapa engkau menangis?”

“Karena aku seorang wanita”, kata sang ibu kepadanya.
“Aku tidak mengerti”, kata anak itu.
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, “Dan kau tak akan pernah mengerti”
Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya,
“Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?”

“Semua wanita menangis tanpa alasan”, hanya itu yang dapat dikatakan oleh
ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.
Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya,
“Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?”

Tuhan berkata:
“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan “
“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya “
“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh “
“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya”
“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya “
“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu”
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan.
Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan.”

“Kau tahu:
Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.”

“Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya – tempat dimana cinta itu ada.”